Bacaan Doa Nurun Nubuwwah dan Keutamaan bagi yang Mengamalkannya
Dalam sebagian tulisan tentang doa ini, disebutkan kisah bahwa Malaikat Jibril menyampaikan doa Nurun Nubuwwah kepada Rasulullah SAW setelah salat Subuh bersama para sahabat. Namun, keterangan mengenai kisah dan keutamaan khusus tersebut perlu ditelusuri sumber serta derajat riwayatnya sebelum dinisbatkan secara pasti kepada Rasulullah SAW.
Bacaan Doa Nurun Nubuwwah
Berikut gambar bacaan doa Nurun Nubuwwah yang disertakan dalam naskah sumber.
Arti Doa Nurun Nubuwwah
Berikut terjemahan yang tercantum dalam naskah sumber. Karena teks Arab ditampilkan sebagai gambar, sebaiknya cocokkan kembali terjemahan ini dengan teks Arab yang sahih dan rujukan yang digunakan sebelum diterbitkan sebagai terjemahan resmi.
Ya Allah Yang Maha Kuat, Pemilik anugerah dan kemuliaan, Pemilik kalimat-kalimat yang sempurna dan doa yang mustajab, pelindung Al-Hasan dan Al-Husain dari jiwa yang hak, pandangan yang penuh kuasa, serta pandangan dari kalangan jin, manusia, dan setan.
Sesungguhnya orang-orang kafir hampir menjatuhkanmu dengan pandangan mereka ketika mendengar Al-Qur’an, dan mereka berkata, “Sesungguhnya dia (Muhammad) benar-benar orang yang gila.” Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat. Wahai Zat Yang memperkenankan melalui Al-Qur’an yang agung, Tuhan Sulaiman dan Daud, Yang Maha Pengasih, Pemilik Arasy yang mulia.
Ya Allah, panjangkanlah umurku, sehatkanlah tubuhku, penuhilah segala kebutuhanku, perbanyaklah harta dan keturunanku, serta jauhkanlah aku dari permusuhan manusia yang masih hidup. Tetapkanlah azab bagi orang-orang kafir. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.
Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang mempunyai kemuliaan, dari apa yang mereka sifatkan. Semoga kesejahteraan tercurah kepada para rasul, dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Manfaat dan Keutamaan yang Disebutkan dalam Literatur
Naskah sumber mengutip sejumlah keutamaan doa Nurun Nubuwwah dari buku Syamsul Ma’arif wa Latha’iful ‘Awarif yang dinisbatkan kepada Syeikh Ahmad bin Ali. Keterangan berikut disajikan sebagai klaim yang disebut dalam literatur tersebut, bukan sebagai jaminan hasil atau ketetapan agama yang telah diverifikasi.
-
Dikaitkan dengan perlindungan dari sihir
Dalam naskah sumber, doa ini disebut memiliki faedah perlindungan dari sihir atau tenung. Naskah tersebut juga memuat kutipan yang dinisbatkan kepada Rasulullah SAW tentang membaca atau menyimpan tulisan doa ini di rumah. Atribusi hadis tersebut perlu diverifikasi terlebih dahulu melalui sumber hadis yang tepercaya.
-
Dikaitkan dengan terkabulnya hajat
Doa ini juga disebut dalam sebagian bacaan sebagai amalan untuk memohon agar kebutuhan dan keinginan dikabulkan Allah SWT. Berdoa merupakan bentuk ibadah, sedangkan waktu, tata cara, dan keutamaan khusus suatu bacaan sebaiknya didasarkan pada dalil yang dapat dipertanggungjawabkan.
-
Dikaitkan dengan kesembuhan
Naskah sumber menyebut praktik membacakan doa pada air untuk orang yang sedang sakit. Seorang Muslim dapat berdoa memohon kesembuhan kepada Allah, tetapi doa tidak menggantikan pemeriksaan maupun pengobatan medis yang diperlukan.
Kumparan — https://kumparan.com/
Rujukan yang disebut dalam naskah: Majmu Syarif Kamil dan Syamsul Ma’arif wa Latha’iful ‘Awarif. Detail edisi, halaman, dan keabsahan riwayat perlu diperiksa kembali.
Tidak ada komentar untuk "Bacaan Doa Nurun Nubuwwah dan Keutamaan bagi yang Mengamalkannya"
Posting Komentar